Mode Gelap

Recent in Fashion

Best Seller Books

Ekarzaen Blog: Tutorial Fragment Pada Android Studio

Di pelaksanaan android, Fragment merupakan bagian berdasarkan Activity yg memungkinkan seorang android developer menciptakan lebih poly "desain activity secara modular". Sehingga mampu saja apabila kita katakan fragment adalah semacam sub-activity. Fragment bisa juga menjadi representasi menurut konduite atau sebagian antarmuka pengguna pada suatu activity. Kita dapat menggabungkan beberapa Fragment dalam satu activity buat membangun UI multi panel dan memakai kembali fragment tadi ke dalam beberapa activity. apabila kita memasukkan suatu fragment ke satu activity maka "lifecycle" atau gw sebut menjadi status dari fragment tadi akan ditentukan eksklusif oleh status host activity.

Kita dapat menciptakan Fragment menggunakan meng-extend kelas Fragment atau menggunakan memasukkan Fragment ke dalam layout menggunakan cara mendeklarasikan Fragment tadi pada pada arsip layout activity, menjadi elemen

Saat melakukan "Fragment Transaction" (gw sebut saja Transaksi), kita bisa menambahkan Fragment ke "backstack" yg dikelola oleh Activity. "Back stack" memungkinkan kita buat melakukan "Reverse Fragment Transaction" dalam saat menekan tombol "Back" pada perangkat. Sebagai model apabila kita membarui Fragment & menambahkannya pada back stack kemudian menekan tombol Back di perangkat maka hal itu akan menampilkan Fragment sebelumnya.

Beberapa Poin Penting Tentang Fragment Di Android.

Penggunaan Fragment digunakan mulai menurut versi Android Honeycomb (API versi 11).Kita dapat menambah, mengubah, atau menghapus Fragment dalam activity saat activity tersebut sedang berjalan. Untuk melakukan operasi ini kita memerlukan Layout (Relatif Layout, FrameLayout atau layout lainnya) pada arsip xml & lalu membarui layout itu menggunakan Fragment yang diharapkan.Fragment memiliki layout, perilaku dan status callback sendiri.Fragment bisa dipakai dalam aneka macam activity.Kita pula sanggup menggabungkan beberapa Fragment dalam satu activity buat membentuk antarmuka multi-bidang.

Kegunaan Fragment Di Android.

Sebelum Fragment diperkenalkan, kita hanya bisa menampilkan satu activity pada layar dalam satu saat tertentu sebagai akibatnya tidak dapat membagi layar & mengontrol bagian yg berbeda secara terpisah. Dengan bantuan Fragment, kita bisa membagi layar di banyak sekali bagian dan mengontrol bagian-bagian yg tidak selaras secara terpisah.

Dengan memakai Fragment, kita bisa membentuk beberapa Fragment pada satu activity. Fragment mempunyai event, layout, & status mereka sendiri. Hal ini menaruh fleksibilitas & jua meniadakan limitasi dalam activity tunggal pada layar dalam suatu saat.

Kode Fragment Dasar Dalam XML:

Buat Kelas Fragment di Android Studio:

Untuk membuat Fragment, pertama kali kita extend kelas Fragment, lalu override method status primer lalu tambahkan logic kode pelaksanaan, serupa dengan cara menggunakan kelas activity. Saat menciptakan Fragment kita wajibmenggunakan callback onCreateView () buat memilih layout dan buat menjalankan Fragment.import android.os.Bundle;import android.support.v4.app.Fragment;import android.view.LayoutInflater;import android.view.ViewGroup;public group FirstFragment extends Fragment @Overridepublic View onCreateView(LayoutInflater inflater, ViewGroup container,Bundle savedInstanceState) // Inflate the layout for this fragmentreturn inflater.inflate(R.layout.fragment_first, container, false);

Di sini parameter "inflater" merupakan "LayoutInflater" yg digunakan buat melakukan "inflate layout". Parameter "container" merupakan parent ViewGroup (berdasarkan layout activity) loka susunan Fragment yang akan disisipkan.

Parameter "savedInstanceState" merupakan "Bundle" yg menyediakan data mengenai "instance" sebelumnya menurut Fragment. Method inflate () memiliki 3 argumen, pertama adalah "resource layout" yg ingin kita inflate, kedua merupakan "ViewGroup" sebgai parent menurut layout yang diinflate. Parameter ketiga adalah nilai boolean yang menandakan apakah layout yg diinflate haruskah pada attach ke ViewGroup (parameter kedua).

Implementasi Fragment di Android:

Fragment dipakai mulai menurut versi Android Honeycomb (API 11). Ada beberapa kelas utama yg terkait menggunakan Fragment antara lain adalah:

1. FragmentActivity: Ini merupakan base group buat seluruh activity yg memakai kompatibilitas berdasarkan fragment.

dua. Fragment: Kelas dasar buat semua definisi fragment.

tiga. FragmentManager: Kelas buat berinteraksi dengan objek fragment pada pada suatu activity.

4. FragmentTransaction: Kelas buat melakukan serangkaian operasi fragment misalnya replace atau add fragment.

Contoh 1: Fragment Di Android Studio:

Langkah 1: Buat proyek baru & beri nama FragmentExample

Langkah 2: Buka res -> layout -> activity_main.xml (atau) main.xml & masukkan kode berikut:

Langkah tiga: Buka src -> package -> MainActivity.java

Pada poin ini, buka MainActivity & tambahkan kode buat inisiasi Tombol. Setelah itu buat event "setOnClickListener" pada ke 2 Button. Pada klik Tombol Pertama kita replace "First Fragment " & ketika klik Tombol Kedua kita akan replace "Second Fragment" dengan layout (FrameLayout). Untuk mengganti Fragment dengan FrameLayout pertama-tama kita untuk Fragment Manager & lalu mulai transaksi menggunakan Fragment Transaction dan akhirnya replace Fragment menggunakan layout yaitu FrameLayout.package com.monchoz.fragmentexample;import android.app.Fragment;import android.app.FragmentManager;import android.app.FragmentTransaction;import android.support.v7.app.AppCompatActivity;import android.os.Bundle;import android.view.View;import android.widget.Button;public class MainActivity extends AppCompatActivity Button firstFragment, secondFragment;@Overrideprotected void onCreate(Bundle savedInstanceState) super.onCreate(savedInstanceState);setContentView(R.layout.activity_main);// get the reference of Button'sfirstFragment = (Button) findViewById(R.id.firstFragment);secondFragment = (Button) findViewById(R.id.secondFragment);// perform setOnClickListener event on First ButtonfirstFragment.setOnClickListener(new View.OnClickListener() @Overridepublic void onClick(View v) // load First FragmentloadFragment(new FirstFragment()););// perform setOnClickListener event on Second ButtonsecondFragment.setOnClickListener(new View.OnClickListener() @Overridepublic void onClick(View v) // load Second FragmentloadFragment(new SecondFragment()););private void loadFragment(Fragment fragment) // create a FragmentManagerFragmentManager fm = getFragmentManager();// create a FragmentTransaction to begin the transaction and replace the FragmentFragmentTransaction fragmentTransaction = fm.beginTransaction();// replace the FrameLayout with new FragmentfragmentTransaction.replace(R.id.frameLayout, fragment);fragmentTransaction.commit(); // save the changes

Langkah 4: Sekarang kita membutuhkan dua fragment dan dua layout xml. Jadi buat 2 fragment dengan cara klik kanan pada folder package dan buat class dan beri nama sebagai "FirstFragment" dan "SecondFragment" dan masukkan kode berikut pada masing-masing group fragment.

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Hidupku tertutup, terbukanya pas mandi aja."

Related Posts

0 Comment

Posting Komentar

Article Top Ads

Parallax Ads

Article Center Ads

Article Bottom Ads