Mode Gelap

Recent in Fashion

Best Seller Books

15 Tool Populer Buat Membuatkan Aplikasi Android

Aplikasi android menjadi salahsatu platform yang saat ini digemari oleh setiap developer pada mengembangkan perangkat lunak berbasis mobile. Android adalah sistem operasi (OS) yang berjalan dibalik layar dan dibuat sang Google. Saat ini, pada Google Play Store telah terdaftar lebih berdasarkan dua.dua juta pelaksanaan. 

Pengguna perangkat mobile waktu ini pula mengalami peningkatan yg signifikan. Pengguna menurut android sendiri di global lebih poly daripada IOS. Dalam dunia programmer, developer android masih lebih poly daripada developer IOS. 

Banyak sekali faktor yang menyebabkan pengguna perangkat mobile lebih memilih android daripada IOS. Faktor terbesar, customer lebih memilih perangkat mobile berbasis android yaitu faktor resource dan keuangan. Android sendiri mempunyai banyak sekali pelaksanaan yg open source. 

Berbeda menggunakan IOS yg kurang memiliki poly dukungan vendor. Tetapi, keunggulan yang paling primer dari IOS sendiri adalah berdasarkan segi keamanannya. Untuk sekarang, sangat sulit buat menemukan letak kesalahan & bug menurut pelaksanaan yg berjalan di IOS. 

Di dalam pengembangan aplikasi mobile, terbagi sebagai 3 jenis. Pertama merupakan aplikasi native, ke 2 adalah pelaksanaan hybrid & terakhir adalah aplikasi web. Dalam pelaksanaan android sendiri memiliki ketiga jenis tadi. Developer android tentu saja mempunyai beberapa tool buat membuat sebuah aplikasi yang berjalan dalam satu platform juga cross platform. 

Berikut ini merupakan beberapa tools yang bisa dipakai buat pengembangan pelaksanaan mobile berbasis android, baik menurut segi native, hybrid, & web.Tool pada Aplikasi Native

Seorang developer pemula yg ingin belajar pengembangan pelaksanaan mobile, biasanya akan menilik pelaksanaan native. Aplikasi native tak jarang diklaim menggunakan original mobile app. Merupakan pelaksanaan mobile yang dikembangan menggunakan memakai bahasa pemrograman yang berjalan pada perangkat tertentu dengan sistem operasi Android, IOS, & mobile OS yang lain. 1. Android Studio

Android Studio adalah IDE (Integrated Development Environment) yg diluncurkan oleh perangkat lunak raksasa, yaitu Google pada tahun 2013. Android studio mempunyai kelebihan pada proses testing (pengujian) yg dilakukan secara langsung & tidak perlu menggunakan perangkat aslinya. 

Proses debugging dalam Android Studio dapat dilakukan secara eksklusif dengan donasi Android Device Manager. Kemudian tampilan menurut perangkat lunak dapat membantu kinerja menurut setiap developer. Kelemahan dari IDE ini merupakan menurut sisi kebutuhan resources yg besar . 

apabila anda menggunakan IDE ini, maka wajibmenyiapkan spesifikasi hardware yang cukup akbar. Dengan minimum RAM 4GB dan membutuhkan penyimpanan yang cukup besarbuat setiap assets nya. Tools ini tersedia pada Windows, Linux, dan Mac OS. dua. Android NDK

Android NDK (Native Developer Kit) adalah assets yang menawarkan penggunaan library yang memungkinkan pengguna memanfaatkan bahasa C dan C# untuk menyebarkan pelaksanaan android. Kelebihan menurut tools ini merupakan memungkinkan pengembang dalam menyusun ulang kode program & bisa diperbarui buat proses pembuatan aplikasi. 

Selain itu, tujuan menurut tools ini adalah buat meningkatkan jumlah developer android yg memakai bahasa C dan C#. Android NDK pula bisa diintegrasikan menggunakan Eclipse IDE & Visual Studio. 3. Eclipse

Eclipse jua merupakan IDE sama menggunakan Android Studio. Fungsi utama dari penggunaan Eclipse sendiri adalah buat berbagi aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Dalam Eclipse sendiri juga masih ada poly sekali jenis plugin buat berbagi pelaksanaan dengan bahasa pemrograman yg lain. 

IDE ini pula berfungsi buat membuat aplikasi android menggunakan menggunakan Java. Banyak developer pada semua dunia yang sudah mengenal konsep OOP (Object Oriented Programming). Konsep tersebut sangat berhubungan dengan bahasa pemrograman Java sendiri.4. Visual Studio Code

Siapa yang tidak mengenal IDE yg satu ini. Banyak sekali kelebihan yang dimiliki sang visual studio code. Tampilan UI yg mempermudah developer dalam menyusun kode program dengan variasi rona yang diberikan dalam setiap kode. Selain itu Visual Studio pula terbilang perangkat lunak yg memiliki spesifikasi rendah dan bersifat open source.

Kekurangan berdasarkan software ini merupakan ketika anda ingin menggunakan bahasa pemrograman harus menginstall terlebih dahulu plugin & assets dari setiap bahasa. Selain itu,  proses penyimpanan pada IDE ini & update yg dilakukan membutuhkan koneksi internet yg stabil agar acara dapat tersimpan menggunakan baik. 5. Longrange

Tool aplikasi android selanjutnya adalah Longrange. Longrange adalah native mobile app development tool yg memiliki aneka macam komponen. Komponen tadi mencakup tab, navigasi, form dan commands. Semua komponen tadi membutuhkan instalasi menurut LongRange serve. 

Fitur yang dimiliki oleh tools ini merupakan tidak membutuhkan pengembangan aplikasi dengan bahasa JavaScript, HTML, atau CSS. Tetapi, hanya memakai bahasa pemrograman taraf tinggi seperti Java, C, dll. 6. App Inventor

App Inventor merupakan tools yang dipakai buat menciptakan pelaksanaan android sang developer. Pemilik berdasarkan tools ini adalah MIT yang sebelumnya hanya digunakan sang developer pemula. Banyak sekali tutorial mengenai tool ini, dan diharuskan anda sudah mengenal lebih pada tentang algoritma dan struktur data. 

Aplikasi ini memungkinkan pengguna pada meng- drag and drop buat membuat objek visual dalam aplikasi android. Oleh karena itu, tools ini jua disebut menggunakan visual block programming.7. Buddy

Buddy adalah tools yang dipakai tidak hanya buat pengembangan pelaksanaan android, akan tetapi jua bisa diintegrasikan dengan website. Para pengembang GIT pula dapat menciptakan & membuatkan situs web menggunakan bantuan GitHub, GitLab, & BitBucket.

Buddy pula terintegrasi dengan AWS (Amazon Web Service), Google, Azure, & WordPress. Selain itu, kelebihan yang lain merupakan memiliki tampilan UI / UX yang intuitif & menarik. Dan mendukung banyak sekali bahasa pemrograman populer.

Baca Juga: 20 Bahasa Pemrograman Mobile yg Banyak DigunakanTool pada Aplikasi Hybrid

Setelah mengenal apa itu pelaksanaan native, selanjutnya dalam mobile app pula mengenal metode hybrid. Aplikasi hybrid sendiri adalah aplikasi mobile yang dikembangkan memakai bahasa pemrograman web menggunakan bantuan SDK (Software Development Kit) Native melalui platform android, IOS, dll. Yang nantinya setiap pelaksanaan dapat berjalan diberbagai platform. 8. React Native

Saat ini poly sekali developer yang menggunakan aplikasi hybrid agar pelaksanaan mobile yg dikembangkan dapat berjalan di setiap platform. React Native sebagai keliru satu pilihan dari pengembang untuk mengatasi problematika dalam pembuatan pelaksanaan menurut web menjadi mobile. 

React Native adalah framework JavaScript yang memudahkan pengguna dalam membuat pelaksanaan serasa menggunakan pelaksanaan native. Terdapat beberapa komponen yg dapat dipakai secara bersamaan antara android OS & IOS. Jadi, programmer dapat menciptakan pelaksanaan mobile android dan IOS secara bersamaan. 9. Ionic Framework

Ionic Framework merupakan framework pelaksanaan mobile memakai HTML5 buat mengembangkan mobile app dengan teknologi web. Pengembang tidak perlu bersusah payah buat belajar mengenai bahasa java, kotlin, Objective – C, dll. Karena dengan tool ini, anda bisa mengembangkan pelaksanaan menggunakan menggunakan bahasa pemrograman web. 

Dari sisi logic, Ionic menggunakan framework frontend menurut JavaScript, yaitu AngularJS. Dengan memakai AngularJS, maka akan dibentuk berjalan misalnya halnya pada aplikasi native.10. Xamarin

Xamarin merupakan IDE buat membuat aplikasi mobile berbasis Android, IOS, dan Windows Phone. Xamarin pula telah terintegrasi menggunakan 2 IDE lain, yaitu Xamarin Studio dan Microsoft Visual Studio. apabila anda pengguna Mac OS, dianjurkan buat buat memakai Xamarin Studio. 

Xamarin pula menjadi solusi bagi developer C# pada mengembangkan perangkat lunak. Sehingga, buat kedepannya bisa membuatkan pelaksanaan multi-platform. 11. Apache Cordova

Apache Cordova merupakan platform buat menciptakan pelaksanaan mobile dengan memakai bahasa HTML, CSS, dan JavaScript. Tools ini jua didukung oleh sistem operasi berbasis Android, IOS, Windows Phone, & Blackberry. Dalam Cordova sendiri jua disediakan API (Application Programming Interface) Plug – in buat memudahkan pengembang pada beberapa fungsi penting dalam mobile.12. PhoneGap

Tools ini hampir sama dengan Apache Cordova yang memakai bahasa pemrograman web. PhoneGap nir hanya digunakan pada pelaksanaan android saja. Tetapi, pula dapat dipakai diberbagai platform misalnya IOS, Blackberry dan windows phone.13. Appcelerator

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Hidupku tertutup, terbukanya pas mandi aja."

Related Posts

0 Comment

Posting Komentar

Article Top Ads

Parallax Ads

Article Center Ads

Article Bottom Ads