Mode Gelap

Recent in Fashion

Best Seller Books

Belajar Android Studio - Cara Membuat Pelaksanaan Android Pertama - Teknotut

Pada artikel kali ini kita akan coba buat menciptakan aplikasi Android pertama menggunakan memakai pelaksanaan bawaan, yaitu Android Studio. Lantaran ini adalah pelaksanaan pertama yg pada buat, kita akan sekaligus belajar android studio, baik dari sisi antarmuka, fungsi-fungsi dasar, layout constrain sampai struktur direktori proyek.Mengenal Android

Sejak diluncurkan pertama kali kurang lebih quartal ke 4 tahun 2009. Android menjadi daya tarik tersendiri. Ini wajar, lantaran Sistem Operasi Android bersifat open source. Developer mampu dengan bebas berbagi pelaksanaan, sehingga pelaksanaan yang tersedia buat android lebih variatif.

Begitu pula menggunakan vendor ponsel cerdas. Mereka sanggup menikmati lisensi Android dan mengembangkannya. Hasilnya, banyak ponsel cerdas menggunakan harga yang sangat murah. Konsumen tentu saja berpaling ke Android, yg notabene mempunyai harga lebih murah, dan pelaksanaan yang lebih lengkap. Terbukti beberapa tahun sehabis di luncurkan, android pribadi meroket menguasai pangsa pasar untuk Sistem Operasi ponsel cerdas.Pangsa pasar sistem operasi ponsel cerdasSumber : Statistia

Ketenaran Android sebagai angin segar buat para pengembang perangkat lunak. Hingga saat ini, pengembang aplikasi berbasis android sangat diminati. Jikapun nir pada rekrut atau di berikan proyek pembuatan pelaksanaan oleh perusahaan. Pengembang bisa berkarya sendiri menggunakan menciptakan aplikasi kreatif. Pendapatannya bisa berdasarkan jaringan AdMob, atau pendapatan lain dari pelaksanaan.

Sejak ketika itu pula banyak StartUp yg mulai bermunculan. Bagimana tidak, statistik mengatakan bahwa pengguna internet lebih menurut 90% nya memakai mobile device. Dan jangan lupa, 88% pengguna mobile memakai Android.Belajar Android Studio

Android Studio merupakan software resmi untuk pembuatan pelaksanaan Android. Android Studio merupakan aplikasi IDE (Integrated Developement Environment) yang resmi diperkenalkan dalam tahun 2013. Dibangun sang JetBrains’ IntelliJ IDEA & di spesialkan hanya buat pembuatan aplikasi Android. Android Studio memperlihatkan fitur pemrograman yang lebih mudah & terstruktur. Anda mampu memprogram aplikasi Android hanya dengan satu software. Pada tutorial Android Studio ini, anda akan mulai memahami antarmuka dan struktur direktori proyek.

Banyak yg mengeluhkan berat, & resource yang harus di download begitu besar . Ya, memang benar, lantaran Android Studio merupakan Lingkungan Pengembangan Terpadu. Developer hanya membutuhkan satu aplikasi saja, untuk membangun, memprogram, sampai simulasi mejalankan pada Virtual Device. Faktanya, anda malah tidak memerlukan ponsel android untuk memulai membuat aplikasi.Antarmuka

Pada waktu anda menciptakan projek atau membuka project yg sudah terdapat. Anda akan dihadapkan pada antarmuka yang relatif rumit. Tapi sebetulnya tidak rumit, apabila anda mulai memahami struktur direktori proyek dan kegunaan masing masing bagian menurut antarmuka.Antarmuka Android StudioToolbar, tampilan buat melakukan atau mengeksekusi tindakan dengan cepat. Pada ventilasi ini anda mampu mengatur SDK Manager, AVD Manager, menjalankan hasil acara, build acara, hingga debuging. Bagian ini di buat sedemikuan rupa menggunakan icon-icon yg familiar yg mempermudah pengembang untuk melakukan hukuman tindakan.Navigation Bar, tampilan ini berfungsi buat mengekplorasi seluruh tindakan. Dsini anda bisa melakukan tindakan seperti membuat proyek baru, mengedit proyek atau membuka proyek yang sudah ada. Beberapa fungsi dalam navigasi tersedia pada toolbar di angka 1.Windows Editor, pada tampilan ini pengembang sanggup memodifikasi atau menciptakan kode. Semua kode yg ada dalam struktur direktori proyek, mampu di modifikasi di jendela ini.Windows Toolbar, dalam bagian ini, anda sanggup mengecilkan atau memperbesar ventilasi. Atau anda mampu menentukan jendela mana yang di tampilkan, dan jendela mana yg pada sembunyikan.Windows Tool, pada ventilasi ini anda mampu melakukan penganturan manajemen proyek, pencarian & version control. Anda mampu memperbesar atau memperkecil jendela. Dan memilih jendela mana yg di tampilkan.Status Bar, pada tampilan ini anda sanggup melihat status project, apakah bisa berjalan dengan normal, terdapat error atau ada warning.Stuktur Direktori Project

Pada saat anda membuat aplikasi Android pertama, struktur direktori akan terbentuk secara otomatis. Masing-masing direktori memiliki fungsi yang tidak selaras. Inilah kelebihan dari Android Studio, dimana project kita nantinya akan lebih rapi, & mempermudah proses debuging.

Untuk melihat struktur direktori secara lengkap, pilih Project pada bilah atas bagian kiri. Secara default, Android Studio akan menentukan Android agar memperingkas tampilan struktur.Pilih Project buat menampilkan struktur direktori project.

Setelah Project di pilih, struktur direktori akan menjadi tidak selaras. Yang pada tampilkan adalah sama persis apabila anda menampilkan pada Windows Explorer atau Finder. Ini akan lebih mudah buat tahu lebih jauh tentang struktur direktori. Dan lebih mempermudah dalam belajar Android Studio lebih dalam lagi.Struktur Direktori Project Android StudioPenjelasan Struktur Direktori

Berikut merupakan penerangan sederhana dalam masing-masing folder yg terdapat pada direktori /app/.build/ folderini berisi output berdasarkan acara yang sudah pada build sebelumnya. Isidalam folder ini nir boleh di edit, lantaran terbentuk secara otomatisoleh sistem Android Studio. File .apk dan acara yang di jalankan pada simulator atau eksklusif di device Android anda akan pada jalankan berdasarkan folder ini.libs/ folder ini berisi library pribadi. apabila program yg kita buat relatif panjang, harus pada buat library pribadi agar program primer sebagai lebih ringkas.src/ dalam direktori ini berisi semua kode sumber buat membentuk aplikasi android. Dalam direktori ini masih ada beberapa direktori terpisah buat mengklasifikasi struktur.androidTest/ direktori ini berisi kode untuk pengujian instrumentasi yg di jalankan pada perangkat Android.main/ ini merupakan direktori primer menurut kode asal yg bisa di pakai pada holistik acara pelaksanaan Android. Direktori main/ mempunyai beberapa sub direktori & file, diantaranya:java/ dalam direktori ini berisi kode asal java. Biasanya pada folde ini file java pada pisahkan berdasarkan halaman aplikasi.jni/ direktori ini berisi kode orisinil yg menggunakan Java Native Interface (JNI). Jika anda nir memakai JNI, folder ini nir akan ada.gen/ sama misalnya JNI, direktori ini berisi arsip java yang didapatkan sang Android Studio dengan menggunakan antarmuka yang dibuat dari arsip AIDL (Android Interface Definition Language), contoh file pada direktori ini merupakan R.java. apabila anda tidak menggunakan AIDL, direktori ini tidak akan ada.res/ direktori ini berisi semua asal daya menurut pelaksanaan, contohnya pengaturan layout, pengaturan warna, string, dll.drawable/ direktori buat menyimpan asset berupa image atau icon. Sistem akan otomatis merubah berukuran yang sinkron menggunakan device yang di pakai.layout/ adalah direktori yg spesifik dipakai buat pengaturan layout setiap halaman dalam pelaksanaan.values/ merupakan direktori yang berisi nilai-nilai yang dipakai pada aplikasi, contohnya nilai string, rona & pengaturan style.assets/ direktori ini berisi seluruh file yang akan pada kompilasi menjadi paket APK.AndroidManifest.xml ini merupakan file yang berisi pengaturan aplikasi utama. Pada file ini anda bisa mengatur icon, splash screen & lain-lain.test/ direktori ini berisi kode-kode buat keperluan pengujian lokal yang dijalankan dalam JVM (Java Hosting Provider) host anda.

Nah, setelah kita memahami antarmuka dari Android Studio, & struktur direktori menurut proyek. Sekarang kita akan coba membuat proyek pelaksanaan Android pertama kita. Ikuti terus termin demi tahap pada artikel belajar android studio ini.Membuat Aplikasi Android Pertama

Untuk mengikuti artikel tutorial Android Studio ini, pastikan anda telah menginstall Android Studio lengkap menggunakan SDK & AVD pada komputer anda. Saat percobaan ini kami lakukan, kami menggunakan Android Studio versi tiga.4.1.

Dalam percobaan kali ini kita akan coba membuat aplikasi yang berisi foto & text berupa nama, nim & kelas. Tampilan akhirnya kira-kira seperti gambar di bawah ini.Tampilan Aplikasi PertamaMembuat Proyek baru

Untuk menciptakan proyek baru, silahkan buka pelaksanaan Android Studio anda. Setelah ada page awal, klik pada link Start a new Android Studio Project.Start Screen Android StudioMemilih jenis Proyek

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Hidupku tertutup, terbukanya pas mandi aja."

Related Posts

0 Comment

Posting Komentar

Article Top Ads

Parallax Ads

Article Center Ads

Article Bottom Ads