Mode Gelap

Recent in Fashion

Best Seller Books

4 Langkah Mudah Membentuk Pelaksanaan Jam Sederhana Pada

Dalam tutorial ini, engkauakan belajar cara menciptakan aplikasi Android pertamamu. Saat melakukannya, nantinya kamu pula akan menilik konsep penting pada menciptakan pelaksanaan android seperti Layout (tata letak), Views (tampilan), & Activities (aktifitas).

Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu 4 langkah saja buat menciptakan pelaksanaan android pertama versi kamu sendiri. Program atau code dibawah ini hanya sebatas mock-up saja, nantinya engkaubisa bebas edit sesuka hati.

Untuk menciptakan aplikasi ini, engkaumembutuhkan :Versi terbaru Android StudioDevice atau emulator buat Android, minimum Android Marshmallow.Langkah 1 : Membuat Project Baru

Pertama tama install dan jalankan pelaksanaan  Android Studio engkau& klik tombol Start a new Android Studio project.

Di layar berikutnya, pilih Add No Activity lantaran kita tidak kan menggunakan template apa pun yg ditawarkan sang Android Studio. Kemudian tekan Next buat melanjutkan.

Sekarang Kamu akan melihat formulir loka engkaubisa memasukkan detail penting mengenai aplikasimu misalnya nama & nama paketnya. Namanya (Name), tentu saja, nama yang akan dipandang pengguna pada ponsel mereka saat mereka menginstal pelaksanaan engkau .

Di sisi lain, nama paket (Package name) merupakan pengenal unik buat aplikasi engkaupada Google Play. kamu harus mengikuti konvensi penamaan paket Java waktu menentukannya.

Misalnya, jika nama aplikasi kamu adalah MyFirstApp dan Anda bekerja buat organisasi menggunakan alamat situs web contoh.com, nama paket idealnya adalah “com.contoh.myfirstapp”.

Selanjutnya, engkauharus tetapkan bahasa pemrograman(Language) yg ingin digunakan saat mengkode pelaksanaan. Untuk waktu ini, pilih Java & tekan Done.

Android Studio setidaknya membutuhkan saat 1 atau 2 mnt buat membuat & mengkonfigurasi project baru.Langkah dua : Membuat Activity

Activity (Aktivitas) adalah galat satu komponen terpenting dalam pelaksanaan Android. Inilah yg memungkinkan kamu menciptakan dan menampilkan User Interface  pada pengguna.

Sebuah aplikasi dapat mempunyai satu atau beberapa Activity, masing-masing memungkinkan pengguna buat melakukan suatu tindakan. Misalnya, aplikasi klien email bisa memiliki tiga aktivitas: satu buat pengguna mendaftar, satu buat masuk, dan satu buat menulis email.

Agar tutorial ini permanen sederhana, kita akan membuat pelaksanaan hanya dengan satu Activity saja. Untuk menciptakan Activity, di panel Project Android Studio, klik kanan pada App dan pilih New> Activity> Empty Activity.

Pada dialog yang timbul, ketik MainActivity menjadi nama kegiatan, centang opsi Launcher Activity, dan tekan Finish.

Memeriksa opsi Launcher Activity amat krusial karena itulah yg memungkinkan pengguna kamu kelak membuka aktivitas memakai peluncur Android. Dengan demikian, launcher activity berfungsi sebagai titik masuk ke pelaksanaan kamu.Langkah tiga : Membuat Layout

Setiap Activity biasanya memiliki setidaknya satu Layout (rapikan letak) yang terkait satu sama lain. Saat engkaumenciptakan Activity pada langkah sebelumnya, disaat yg sama engkaujuga menciptakan Layout kosong buat itu. Untuk melihatnya, cukup buka arsip activity_main.xml.

Activity Layout utamanya terdiri dari Views (tampilan) & View groups (kelompok tampilan). View dianggap sebagai widget, merupakan komponen individual antarmuka pengguna kamu.

Button (Tombol), Text Field ( bidang teks), Label, dan Progress bar  adalah model minidari Views. Sedangkan Groups View adalah komponen yg bisa berfungsi sebagai wadah buat tampilan. Biasanya, dia jua membantu engkaumemposisikan dan mengatur dimensi tampilan.

ConstraintLayout  merupakan keliru satu kelompok tampilan paling sophisticated dan fleksibel yang tersedia saat ini. Secara default, ini adalah node root menurut arsip XML layout activiy engkau . Ia terlihat seperti ini:

    xmlns:android=”https://schemas.android.com/apk/res/android“

    xmlns:app=”http://schemas.android.com/apk/res-auto“

    xmlns:tools=”http://schemas.android.com/tools“

    android:layout_width=”match_parent”

    android:layout_height=”match_parent”

    tools:context=”.MainActivity”>

    

Kita akan menciptakan pelaksanaan jam sederhana pada tutorial ini. Selain saat setempat, ini juga dapat menunjukkan waktu ketika ini pada dua negara tidak sama: India & Jerman.

Untuk melihat waktu di ke 2 negara tadi, kita akan menambahkan dua tombol, satu buat india, dan satunya lagi buat jerman. Dan buat menampilkan ketika itu sendiri, kita akan memakai TextClock .

Karenanya, masukkan kode berikut di pada ConstraintLayout:

    android:id=”@+id/my_clock”

    android:layout_width=”wrap_content”

    android:layout_height=”wrap_content”

    app:layout_constraintBottom_toBottomOf=”parent”

    app:layout_constraintTop_toTopOf=”parent”

    app:layout_constraintLeft_toLeftOf=”parent”

    app:layout_constraintRight_toRightOf=”parent”

    android:format12Hour=”h:mm:ss a”

    android:textSize=”32sp”/>

    android:layout_width=”match_parent”

    android:layout_height=”wrap_content”

    app:layout_constraintBottom_toBottomOf=”parent”

    android:text=”Time in Germany”

    android:onClick=”onClickGermany”

    android:id=”@+id/germany_button”/>

    android:layout_width=”match_parent”

    android:layout_height=”wrap_content”

    app:layout_constraintBottom_toTopOf=”@id/germany_button”

    android:text=”Time in India”

    android:onClick=”onClickIndia”

    android:id=”@+id/india_button”/>

Perhatikan juga bahwa setiap Views Button mempunyai properti onClick. Properti ini dipakai buat menetapkan Click event Handler ke tombol tadi.

Lantaran Handler tersebut belum terdapat, engkaubisa meminta Android Studio buat membuatnya. Untuk melakukannya, arahkan kursor ke nama dari handler tadi sampai engkaumelihat bola lampu merah ada di sampingnya.

Kemudian klik bola lampu & pilih opsi kedua, yg mempunyai bola lampu kuning.

Pada titik ini, Kamu dapat mencoba menjalankan programnya dengan menekan Shift-F10 buat menjalankan pelaksanaan. apabila nir terdapat kesalahan pada kode XML, Berikut artinya tampilan hasil berdasarkan program diatas jika dijalankan di emulator / smartphone kamu :

Meskipun tombolnya belum berfungsi, tampilan TextClock seharusnya sudah menunjukkan saat lokal ketika ini dan memperbarui dirinya sendiri setiap detiknya.Langkah 4 : Mengimplementasi Event Handler

Saat membuat event handler buat ke 2 tombol tadi, Android Studio menambahkan 2 metode ke file Java activity engkauyaitu MainActivity.java. Kalau engkaubuka file itu, akan timbul code berikut :

public void onClickGermany(View view)

public void onClickIndia(View view)

Di pada event handler, yang perlu kita lakukan hanyalah mengganti zona saat tampilan TextClock. Tapi bagaimana kalau kamu mereferensikan tampilan yg ada di file XML layout kamu menurut dalam arsip Javamu? Nah, engkauhanya cukup menggunakan metode findViewById().

Setelah kamu memiliki referensi ke tampilan TextClock, engkaudapat memanggil metode setTimeZone () untuk mengganti zona waktunya. Jadi masukkan kode berikut di pada metode onClickGermany ():

TextClock clock = findViewById(R.id.my_clock);

clock.setTimeZone(“Europe/Berlin”);

Dan kode berikut dalam metode onClickIndia() :

TextClock clock = findViewById(R.id.my_clock);

clock.setTimeZone(“Asia/Kolkata”);

Pada titik ini, engkaubisa menekan Shift-F10 lagi buat menjalankan balikaplikasi. Dan Sekarang engkaubisa mengklik ke 2  tombol buat mengganti zona waktu jam sinkron zona waktunya.

Sumber : https://code.tutsplus.com/tutorials/creating-your-first-android-app–cms-34497

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Hidupku tertutup, terbukanya pas mandi aja."

Related Posts

0 Comment

Posting Komentar

Article Top Ads

Parallax Ads

Article Center Ads

Article Bottom Ads